Duka Pengusaha Laundry di Padang, Terseok-seok hingga Penghasilan Anjlok saat PPKM

Rus Akbar
Pengusaha laundry di Padang, Putih Nulita yang terseok-seok saat PPKM (Rus Akbar/MNC Portal)

Sejak PPKM ini usaha miliknya itu macet-macet, belum lagi bayar utang untuk beli mesin cuci ditambah gaji karyawannya.

"Sekarang aja banyak pelanggan yang membiarkan kainnya di tempat kita bahkan ada yang berminggu-minggu tidak dijemput," kata dia.

Putih mengungkapkan biasanya sebelum wabah virus corona ini penghasilanya satu hari itu ada Rp500.000 hingga Rp600.000 per hari.

"Sekarang hanya Rp250.000 per hari dan bahkan sebelumnya ada empat karyawan kita, sekarang tinggal dua orang lagi, gak mungkin kita mempekerjakan orang tapi tidak digaji, akhirnya kita kurangi dua orang," sesalnya.

Putih mengharapkan dengan PPKM Level 4 ini diperpanjang, hotel-hotel bolehlah dibuka, kafe-kafe tetap dibuka namun tetap menjaga jarak. 

"Sebab pelanggan kita banyak dari hotel-hotel dan kafe-kafe yang mengantarkan kainnya untuk kita cuci, jangan dibatasi lagi kalau ada yang melanggar ya diberi sanksi," tutupnya.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ledakan Mesin Laundry Hanguskan Rumah di Makassar, 1 Pekerja Luka Bakar

57 tahun lalu

Gunung Marapi Meletus Siang Ini, Kolom Abu Tertutup Kabut Kebal

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,5 Guncang Dharmasraya Sumbar

57 tahun lalu

Tragis! Lansia Hilang Sepekan di Agam Ditemukan di Dasar Ngarai Sedalam 60 Meter

57 tahun lalu

Gunung Marapi Erupsi Hari Ini, Kolom Abu Membubung Setinggi 1,6 Kilometer

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal