Curah Hujan Tinggi, Pemkab Agam Siap-Siap Hadapi Longsor dan Banjir

Antara
Ruas jalan Padang, Sumbar menuju Medan, Sumut di Kelok Tusiang, Kawasan Pasar Palupuah, Nagari Pasia Laweh, Kabupaten Agam sempat ditutup total karena jalan terban akibat tanah longsor (Wahyu Sikumbang/iNews)

AGAM, iNews.id - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), menyiapkan seluruh sarana dan prasarana penanggulangan bencana. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi curah hujan tinggi yang melanda Agam. Pasalnya, kabupaten tersebut rawan longsor dan banjir.

"Saat ini sarana dan prasarana berupa perahu karet, alat berat, mobil pertolongan dan lainnya dalam kondisi baik," kata Pejabat sementara Bupati Agam, Benni Warlis saat Apel Kesiapsiagaan Bencana Alam, Selasa (10/11/2020)

Benni menambahkan, curah hujan tinggi diprediksi melanda daerah itu pada November 2020 sampai Maret 2021. Pada awal November 2020, tanah longsor melanda Kecamatan Tanjungraya di beberapa titik.

"Tanah longsor mengenai dua unit rumah dan tidak menelan korban jiwa," kata dia.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

57 tahun lalu

BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah

57 tahun lalu

Hujan Deras dan Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Pati Terendam Banjir

57 tahun lalu

Kondisi Terkini Banjir di Cirebon, Ribuan Rumah Masih Terendam

57 tahun lalu

Banjir Rendam Jalur Pantura Cirebon, Kemacetan hingga Lebih dari 4 Km

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal