Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:
مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلاَةً تِلْقَاءَ نَفْسِهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرَصَلَوَاتٍ وَحُطَّ عَنْهُ عَشْرُ سَيِّئَاتٍ وَرُفِعَ لَهُ عَشْرُ دَرَجَاتٍ
Artinya: “Barang siapa yang bershalawat kepadaku dengan kemauannya sendiri satu kali maka Allah akan membalasnya dengan pemberian rahmat 10 kali lipat dan menghapus 10 keburukannya dan mengangkat derajatnya 10 kali lipat”.
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah
Dalam Q.S al Ahzab: 56 Allah ta’ala berfirman:
إِنَّ اللَّهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
Artinya: “Sesungguhnya Allah dan para malaikat bershalawat kepada kepada nabi, wahai orang-orang beriman bershalawat salamlah kalian kepada nabi”.
Shalawat Allah dan para malaikat kepada nabi berbeda dengan shalawat kita kepada nabi. Shalawat Allah kepada Nabi artinya Allah memberikan rahmat kepada beliau. Shalawat para malaikat kepada Nabi artinya para malaikat memintakan ampunan untuk nabi. Sedangkan shalawat kita kepada nabi artinya kita meminta kepada Allah agar menambah keagungan untuk sayyidina Muhammad –shallallahu ‘alaihi wasallam-.