Ciri dan Contoh Mad Shilah Sugra dalam Al Quran, Ini Cara Bacanya dan Ayat yang Dikecualikan

Rilo Pambudi
contoh mad shilah sughra dalam al quran (Foto: Getty Images)

Sebagai contoh adalah dua kalimat berikut ini,

1. Surat Al Lahab Ayat 4: 

وَّامْرَاَتُهٗ ۗحَمَّالَةَ الْحَطَبِۚ 

Latin: Wam ra atuhuu hamma latal hathab 

2. Surat Al Qari'ah ayat 9: 

فَاُمُّهٗ هَاوِيَةٌ 

Latin: Faummuhuu haawiyah

3.  Surat Al Ikhlas Ayat 4:

وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ

Latin: Wa lam yakul-lahuu kufuwan ahad

Pengecualian Hukum Bacaan Mad Shilah Sugra (Qashirah), antara lain sebagai berikut:

1. Ha’ Dhomir ( ﻪ , ه ) yang didahului huruf sukun/mati. Cara membacanya tidak boleh dipanjangkan. Contohnya:

وَاسْتَغْفِرْهُ

Dibaca: Wastaghfirhu

مِنْ اَخِيْهِ

Dibaca: Min akhiihi

وَبَنِيْهِ

Dibaca: Wabaniihi

وَرَضُوْا عَنْهُ 

Dibaca: Waradluu ‘anhu

عَلَيْهِ اَحَدْ

Dibaca: ‘Alaihi ahad

Kecuali satu di dalam Al Quran dalam surat Al Furqan ayat 69, pada lafal فِيْهٖ مُهَانًا tetap harus dibaca panjang 1 alif atau 2 harakat/ketukan.

2. Ha’ Dhomir ( ﻪ , ه ) yang sesudahnya ada huruf sukun/mati atau huruf yang bertasydid. Cara membacanya tidak boleh dipanjangkan. Contohnya:

وَجْهِ رَبِّهِ الْاَعْلٰى – فَيُعَدِّبُهُ اللّٰهُ الْعَدَابَ – وَهَدَيْنٰهُ النَّجْدَيْنِ – اَنْ رَّاٰهُ اسْتَغْنٰى

Demikian adalah hukum bacaan Mad Shilah Sugra (Qashirah) yang perlu diperhatikan saat membaca Al Quran. Hal yang perlu diperhatikan pada hukum bacaan tersebut adalah cara membacanya, yakni dengan panjang 1 alif atau 2 harakat / ketukan, seperti panjang Mad Thobi’i.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Huruf Mad Shilah Sughra dan Ciri-Cirinya, Begini Cara Baca yang Benar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal