Cerita Rakyat Malin Kundang, Legenda Fenomenal dari Sumatera Barat

Fajar Hendra Jaya
Batu Malin Kundang yang menjadi cerita rakyat populer dari Sumatera Barat. (Foto: Istimewa)

Mande Rubayah yang mendapat kabar gembira tersebut, langsung bergembira. Suatu hari, ada kapal besar yang datang menuju Pantai Air Manis.

Masyarakat mengira bahwa kapal yang datang tersebut adalah raja atau bangsawan, yang ingin berkunjung ke Pantai Air Manis, sehingga mereka menyambutnya dengan riang gembira.

Ketika kapal sudah mulai  bersandar di pantai, terdapat sepasang laki-laki dan perempuan yang berdiri di anjungan kapal. Mande Rubayah pun berusaha masuk ke dalam kerumunan warga yang dekat dengan kapal. Mande Rubayah yakin bahwa pemuda yang datang tersebut adalah Malin Kundang, anaknya yang sudah lama di perantauan.

Saat pemuda itu sudah turun dari kapal, lantas Mande Rubayah langsung memeluk pemuda tersebut dengan erat. Dia tak memperdulikan dengan orang-orang yang mencibirnya, dia hanya ingin melepas rindu dengan sang buah hati.

Sayangnya, Malin tak percaya bahwa wanita tua yang berbusana compang camping itu adalah ibunya. Terlebih, ketika istrinya ini bertanya kebenaran tentang ibunya.

Ternyata, Malin berbohong ke istrinya sebelum keduanya menikah. Dia berkilah jika ibunya seorang bangsawan.

Malin yang mendengar perkataan tajam dari istrinya langsung mendorong ibunya hingga tersungkur ke pasir. Kemudian , dia memaki -maki dan menendang ibunya bagaikan seekor binatang.

Mande Rubayah tak percaya dengan perilaku kasar anaknya terhadap dirinya. Kemudian dia kembali menjelaskan pada Malin Kundang. Sambil menangis, dia terus bertanya kenapa dirinya berubah menjadi kejam.

Malin tentu tak mungkin mengakui ibunya di depan istrinya. Dia akan malu, karena dia telah membohongi istrinya, bahwa ibunya merupakan seorang bangsawan.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,6 Guncang Padang Pariaman Sumbar

57 tahun lalu

Gunung Marapi Meletus Siang Ini, Kolom Abu Tertutup Kabut Kebal

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,5 Guncang Dharmasraya Sumbar

57 tahun lalu

Tragis! Lansia Hilang Sepekan di Agam Ditemukan di Dasar Ngarai Sedalam 60 Meter

57 tahun lalu

Gunung Marapi Erupsi Hari Ini, Kolom Abu Membubung Setinggi 1,6 Kilometer

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal