Cerita Pilot Jet Tempur Israel yang Membelot untuk Serang Gaza

Anton Suhartono
Ilustrasi jet tempur Israel (Istimewa)

ANKARA, iNews.id - Seorang mantan pilotjet tempur angkatan udara Zionis Israel buka suara terkait penyerangan ke Gaza. Pria bernama Yonatan Shapira itu mengecam habis-habisa pemerintahnya yang kembali menyerang Gaza,

Shapira bercerita, dia mengundurkan diri dari tentara Israel pada 2003 saat puncak Intifadah (gerakan perlawanan Palestina) Kedua.

Shapira menggambarkan pemerintah dan tentara Israel sebagai organisasi teroris yang melakukan kriminal. Dia menyadari kondisi itu setelah lama bergabung dalam militer. Misi yang dijalankan militer tak sejalan dengan hati nuraninya sehingga memutuskan keluar.

"Saya menyadari selama Intifada Kedua apa yang dilakukan Angkatan Udara Israel dan militer Israel adalah kejahatan perang, meneror jutaan penduduk Palestina," kata Shapira dalam wawancara dengan kantor berita Turki Anadolu.

Dia bahkan tidak sekadar keluar dari militer, namun mengajak pilot AU Israel lain untuk ikut serta dalam kejahatan ini.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sosok Kapten Marindra W, Pilot Heli PK-CFX asal Tuban yang Kecelakaan di Sekadau

57 tahun lalu

Update Pesawat Jatuh di Nunukan: Jenazah Pilot Hendrick Dipulangkan ke Bogor

57 tahun lalu

Penembakan Pesawat Smart Air di Papua, 2 Pilot Tewas hingga 13 Penumpang Lari ke Hutan

57 tahun lalu

Komisi I DPR: PBB Harus Desak Israel Buka Blokade Gaza Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Gunakan 3 Pesawat, Pasukan TNI Tiba di Jakarta Usai Jalankan Misi Kemanusiaan di Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal