Dari sumber yang diperoleh iNews, Kapolda Jambi belum dievakuasi karena itu merupakan permintaan dari sang jenderal. Dia lebih memprioritaskan para anggotanya untuk dievakuasi terlebih dahulu.
Padahal, dari 8 korban, Kapolda yang mengalami luka serius dengan kondisi patah tangan sebelah kanan. Bahkan dalam beberapa foto yang diterima menunjukkan kondisinya tampak lemah dengan ditutup selimut.
"Bapak tidak mau dievakuasi sebelum staf semuanya dievakuasi," ujar sumber terpercaya, Selasa (21/2/2023).
Bahkan sumber menyampaikannya sambil terharu.
"Pemimpin hebat yang memikirkan keselamatan anak buahnya terlebih dahulu," katanya.
Sementara Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Mulia Prianto mengatakan, ada empat korban yang berhasil dievakuasi. Mereka akan diterbangkan ke Jambi untuk dirawat di RS Bhayangkara Polda Jambi.
Sementara untuk empat korban lain termasuk Kapolda Jambi saat ini masih dalam proses evakuasi.
"Masih proses," kata Mulia.