PADANG, iNews.id - Gempa magnitudo 6 dan 7 bisa menghabiskan energi segmen megatrustMentawai sehingga gempa besar magnitudo 8,8 yang tersimpan tidak jadi keluar secara bersamaan.
"Kita juga harus antisipasi skenario tersebut, karena kemungkinan terjadinya juga cukup besar," kata Deputi I Bidang Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB, Bernardus Wisnu Widjaja di Padang, SUmatera Barat (Sumbar) Kamis (14/2/2019).
Menurut dia, perbedaan kekuatan gempa magnitudo 6 dan 7 dengan magnitudo 8,8 sangat besar. Jika kekuatan magnitudo 6 dan 7 mengakibatkan kerusakan ringan dan sedang, magnitudo 8,8 bisa menyebabkan kerusakan berat bahkan tsunami.
Wisnu mengatakan, energi di segmen megatrust Mentawai awalnya mencapai magnitudo 9,3. Namun setelah cukup banyak gempa magnitudo 7 yang terjadi, energinya menyusut menjadi magnitudo 8,8.
Dia mengemukakan ancaman yang telah nyata itu jangan dijadikan pertakut, tetapi harus dicarikan solusinya. "Kita tahu yang berbahaya itu bukan getaran gempanya, tetapi reruntuhan bangunan yang terjadi akibat getaran itu," ucapnya.