Melihat kecenderungan kejadian hujan ekstrem yang semakin meningkat maka perlu langkah-langkah mitigasi dan kesiap-siagaan sejak awal.
"Dari jumlah curah hujan tahunan, maka tahun 2020 lebih basah. Ini terjadi sampai Agustus 2020 dan kejadian ekstrem sudah terjadi 200 kali, ini tertinggi sejak 2011," katanya lagi.
Lebih lanjut Rizky mengatakan, setiap 10 hari Stasiun Klimatologi Padang Pariaman memberikan informasi peluang curah hujan dan peluang curah hujan di atas 100 milimeter atau ekstrem.
Sejak akhir September hingga akhir Oktober berpeluang terjadi hujan ekstrem di wilayah pesisir barat Sumatera barat, terutama Padang dan Pesisir Selatan, Pasaman Barat dan Mentawai.
Laporan dari pos hujan yang ada di kota Padang hujan sangat lebat atau ekstrem merata terjadi di Lubuk Minturun, Lubuk Kilangan, hingga Bungus Teluk Kabung.