BMKG Ungkap Penyebab Angin Kencang yang Melanda Pesisir Sumbar

Rus Akbar
Pohon tumbang akibat angin kencang di Kota Padang, Sumbar. (Foto: MPI/Rus Akbar)

Pada bulan Maret setiap tahun, kata Sakimin, biasanya akan selalu terjadi fenomena angin kencang dan cuaca ekstrem, lantaran posisi matahari berada di Equator (Garis Khatulistiwa).

"Fenomena angin kencang dan cuaca ekstrem seperti ini terjadi setiap tahun. Hanya saja, kata Sakimin, tahun lalu tidak separah ini," ungkapnya.

Kecenderungan ke depan secara umum prakirakan akan membaik, untuk Minggu 4 April 2021, masih terdapat potensi hujan disertai angin kencang namun intensitasnya  perkirakan tidak seekstrem kemarin Sabtu (3/5).

"Sementara untuk besok Senin 5 April 2021, kami prakirakan masih terdapat potensi hujan tapi sudah tidak disertai angin kencang lagi," kata Sakimin.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

31 Rumah di Banjar Rusak Diterjang Angin Kencang, BNPB: Waspadai Cuaca Ekstrem

57 tahun lalu

BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah

57 tahun lalu

Hujan Deras dan Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Pati Terendam Banjir

57 tahun lalu

Angin Kencang Terjang Pidie Jaya, Belasan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang

57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal