BKSDA Sumbar Lepas Liarkan Sepasang Siamang Napoleon dan Ita di Solok Selatan

Antara
BKSDA Sumatera Barat melepasliarkan siamang di Kabupaten Solok Selatan, Selasa (22/2). (Antara/HO-BKSDA Sumbar)

PADANG ARO, iNews.id - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat melepasliarkan satwa liar dilindungi ke habitatnya yakni dua pasang siamang (Symphalangus syndactilus) di Solok Selatan, Selasa (22/2/2022). Keduanya telah berumur 10 tahun dan dilepas di areal kawasan High Conservation Value (HCV) PT Kencana Sawit Indonesia. 

Kepala BKSDA Sumbar Ardi Andono mengatakan, jalannya proses pelepasliaran ini juga dilakukan via aplikasi zoom meeting sehingga bisa diikuti rimbawan dan pecinta lingkungan lainnya sebagai media pembelajaran bersama terkait upaya bersama dalam pelestarian satwa liar.

"Sepasang siamang yang diberi nama Napoleon dan Ita, Amin dan Kajol ini telah menjalani rehabilitasi terlebih dahulu di Lembaga Konservasi Khusus Pusat Rehabilitasi Satwa Kalaweit Sumatera Supayang selama 3-5 tahun," ujarnya, Rabu (23/2/2022).

Selanjutnya siamang tersebut menjalani proses habituasi selama 3 bulan untuk menjaga perilaku dan sifat liarnya sampai satwa tersebut benar-benar sehat dan layak untuk dikembalikan ke habitatnya.

Kepada BKSDA juga menyampaikan terima kasih kepada Pusat Rehabilitasi Satwa Kalaweit Sumatera Supayang dan PT KSI (Wilmar Group) yang telah berperan aktif dalam pelestarian satwa liar di Sumbar. Hal ini merupakan pencerminan kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, NGO, pengusaha, peneliti dan media.

Pelepasliaran siamang di HCV PT KSI seluas 1.700 hektare telah dilakukan sebanyak 9 pasangan dan telah terpantau berkembang sebanyak 4 ekor anak. Kegiatan ini turut disaksikan Manager Kalaweit Sumatera Supayang Asferi Ardiyanto dan Manager Sustainability PT KSI Indra.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Ekor Gajah Induk dan Anak Mati Berdampingan di Mukomuko Bengkulu

57 tahun lalu

Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Mati, Penyebab Masih Diselidiki

57 tahun lalu

310 Rumah Rusak Terdampak Bencana Sumatera Dapat Bantuan dari BNPB

57 tahun lalu

Petugas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Ribuan Burung di Karangasem, Ditemukan 12 Jenis

57 tahun lalu

Geger Temuan Jejak Diduga Harimau Resahkan Warga Lampung Timur, Ini Kata BKSDA

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal