Berakhir Hari Ini, Masa Tanggap Darurat Bencana Gempa di Pasaman Barat Tak Diperpanjang

Antara
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat, Sumatera Barat memutuskan untuk tidak memperpanjang masa tanggap darurat bencana gempa yang berakhir, Kamis (10/3/2022). (Foto: Antara).

"Memang kebutuhan tenda akan terus dipenuhi selama masa transisi ini. Selain hunian sementara dari pemerintah, PMI, Pramuka dan relawan yang sudah mulai membuat hunian sementara," ucapnya.

Selain itu, kata dia pemerintah daerah melanjutkan pendataan kondisi rumah warga yang rusak akibat gempa. Data tersebut nantinya akan dijadikan sebagai dasar penyaluran bantuan perbaikan rumah.

"Hingga saat ini pendataan sudah mencapai 90 persen. Pendataan akan terus kami lakukan selama masa transisi yang bisa waktunya tiga bulan atau diperpanjang," katanya.

Dia menjelaskan, data rumah warga yang rusak akibat gempa selanjutnya akan diverifikasi dan kemudian disampaikan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Pemerintah pusat selanjutnya akan memberikan bantuan untuk memperbaiki rumah warga yang rusak berat, pemerintah provinsi membantu perbaikan rumah yang rusak sedang, dan pemerintah kabupaten membantu perbaikan rumah yang rusak ringan.

Selain menyebabkan 11 orang meninggal dunia, bencana gempa di Pasaman Barat menyebabkan kerusakan 2.025 rumah, 75 fasilitas pendidikan, 18 fasilitas kesehatan, 40 tempat ibadah, dan 42 fasilitas pemerintah.

Gempa menimbulkan dampak paling parah di wilayah Kecamatan Talamau, Kecamatan Kinali, dan Kecamatan Pasaman.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tanggap Darurat Longsor Cisarua Tak Akan Diperpanjang, Kepala BNPB: Semua Terkendali

57 tahun lalu

Update Longsor Cisarua, Bupati Bandung Barat Tetapkan Status Tanggap Darurat

57 tahun lalu

Banjir Karawang Kian Parah, Ribuan Warga Mengungsi hingga ke Jalanan

57 tahun lalu

Lamongan Tetapkan Status Darurat Banjir, Ribuan Rumah Warga Terendam

57 tahun lalu

Bantuan Logistik Tak Merata, Pengungsi Banjir di Halmahera Barat Kelaparan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal