Banjir Lahar Hujan Gunung Marapi, Pemkot Padang Panjang Perpanjang Masa Tanggap Darurat

Rus Akbar
Kondisi pascabanjir lahar hujan Gunung Marapi di Sumbar. (Foto: MPI/Rus Akbar) 

“Sekarang jembatan kayu kecil. Anak sekolah di situ merasa was-was. Jadi kami berharap Pemprov Sumbar segera menindaklanjuti ini,” katanya.

Winarno mengatakan, ke depan bakal ada pemasangan Early Warning System (EWS) atau peringatan dini di tiga titik sungai oleh BMKG.

“Dengan pemasangan EWS hendaknya bisa mengurangi risiko korban bencana banjir bandang atau lahar dingin,” ucapnya.

Rakor bersama BNPB dilakukan secara daring dengan sejumlah daerah terdampak. Selain diikuti Pemko Padang Panjang, juga diikuti Pemkab Tanah Datar dan Kabupaten Agam. Rapat itu merupakan tindak lanjut dari kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Presiden memerintahkan normalisasi sungai, memasang EWS di sungai guna memberikan peringatan dini bencana, domisili material batu andesit besar di sungai maupun di daerah yang tertimpa galodo. Kemudian pembangunan sabo dam yang ditargetkan delapan titik tahun ini.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Agam Syatria mengungkapkan, keputusan ini saat rapat koordinasi Penanganan Pengurangan Resiko Bencana Galodoh (Demolish, Normalisasi DAS, Sabo Dam dan EWS). Penyebab perpanjangan tersebut adalah karena adanya saran, masukan dan pertimbangan dari berbagai pihak seperti Forkopimda, BMKG, Basarnas dan lembaga terkait lainnya.

"Banyak rumah yang masih perlu dibersihkan dan material seperti batu besar masih terdapat di alur sungai yang berasal dari gunung Marapi. Warga yang terdampak juga masih membutuhkan bantuan," kata Syatria.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Marapi Erupsi Lagi, PVMBG Tetapkan Zona Bahaya 3 Km

57 tahun lalu

Gunung Marapi Meletus Siang Ini, Kolom Abu Tertutup Kabut Kebal

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kepulauan Mentawai Sumbar, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Gunung Marapi Meletus Hari Ini, Semburkan Abu Vulkanik 1.600 Meter

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,7 Guncang Tuapejat Kepulauan Mentawai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal