Banjir di Limapuluh Kota Makin Parah, Warga Dievakuasi dengan Sampan

Wahyu Sikumbang
Warga dievakuasi dengan sampan akibat banjir yang melanda 7 kecamatan di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar, hingga Senin (5/11/2018). (Foto: iNews/Wahyu Sikumbang)

LIMAPULUH KOTA, iNews.idBanjir yang melanda Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar), semakin parah dan meluas, hingga Senin siang (5/11/2018). Sejumlah warga korban banjir harus dievakuasi dengan sampan ke pengungsian.

Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan menyebutkan, dari 13 kecamatan di kabupaten itu, 7 kecamatan di antaranya sudah terendam banjir. Bencana itu berdampak pada 3.700 kepala keluarga (KK) yang rumahnya terendam. “Daerah yang terendam banjir berada di pinggir aliran sungai-sungai besar yang ada,” kata Ferizal.

Dia mengatakan, banjir terjadi karena hujan yang turun terus-menerus selama tiga hari terakhir hingga Senin pagi tadi. Akibatnya, sungai-sungai yang mengalir di Kabupaten Limapuluh Kota meluap dan membanjiri permukiman warga.

“Curah hujan yang tinggi inilah yang mengakibatkan meluapnya Batang Sinamar, Batang Kapur, Batang Maek, dan Batang Agam. Kami melihat beberapa hari ke depan masih berpotensi hujan,” kata Ferizal.

Sementara menurut warga, beberapa tahun terakhir, banjir terjadi setiap tahun di Kabupaten Limapuluh, khususnya permukiman di pinggir sungai. Dulunya, musibah itu terjadi hanya sekali dalam lima tahun. Ketinggian air pun bertambah parah tiap tahun.

“Rumah saya sekarang banjir tiap tahun. Sebelumnya sekali lima tahunan. Kami tahu akan banjir, tapi hanya bisa menyelamatkan sedikit barang-barang. Pakaian, kain-kain, banyak yang hanyut,” kata korban banjir, Yusnita.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

57 tahun lalu

BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah

57 tahun lalu

Hujan Deras dan Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Pati Terendam Banjir

57 tahun lalu

Kondisi Terkini Banjir di Cirebon, Ribuan Rumah Masih Terendam

57 tahun lalu

Banjir Rendam Jalur Pantura Cirebon, Kemacetan hingga Lebih dari 4 Km

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal