Pasangan yang dimabuk asmara ini diangkut ke Mako Satpol PP Jalan Tan Malaka untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, mereka akan diproses dan dilakukan pendataan. Untuk membuat efek jera, petugas akan memanggil orang tuanya agar mereka tahu perbuatan anak-anaknya.
"Kepada petugas mereka mengakui kalau mereka adalah pasangan pacaran. Kita akan proses sesuai aturan, tentu saja orang tua mereka akan dipanggil agar mereka tahu perbuatan anak-anaknya," kata Alfiadi.
Alfiadi sangat menyesalkan, dalam kondisi pandemi virus corona, masih ada mereka yang mau melakukan perbuatan yang tidak pantas. Dia mengimbau kepada orang tua agar bisa lebih intens mengawasi pergaulan anak-anaknya, jangan sampai masa depan mereka rusak karena salah pergaulan.
"Kita berharap kepedulian penuh dari orang tua agar jangan sampai lengah mengawasi anak-anaknya. Jangan sampai perbuatan mereka mencoreng nama baik keluarga serta berdampak buruk bagi masa depan mereka," katanya.