Aktivitas Kegempaan Gunung Marapi Terus Meningkat, Status Masih Waspada

Rus Akbar
Aktivitas kegempaan Gunung Marapi di Kabupaten Agam, Sumbar, terus meningkat. (Foto: Dok.iNews)

Laju emisi (fluks) gas SO2 Gunung Marapi yang terukur dari satelit Sentinel tergolong rendah. Terakhir terukur pada 10 April 2025 sebesar 40 ton per har. 

"Dengan adanya aktivitas erupsi dan hembusan maka diharapkan tekanan (stress) pada tubuh gunung api akibat pasokan magma dapat dilepaskan sehingga tidak terbentuk akumulasi tekanan yang besar," paparnya. 

Dengan kondisi tersebut, Wafid berharap tidak terjadi erupsi besar yang melebihi erupsi Desember 2023, sehingga jika letusan terjadi potensi bahaya dari lontaran material letusan diperkirakan masih akan berada di dalam wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas kawah Verbeek Gunung Marapi.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
1 hari lalu

Gunung Dukono Erupsi Hari Ini, Kolom Abu Letusan Capai Setinggi 2,1 Km

6 hari lalu

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Abu Vulkanis Setinggi 800 Meter Membubung ke Langit

7 hari lalu

Gunung Ibu Meletus Hari Ini, Kolom Abu Setinggi 500 Meter Membubung ke Langit

15 hari lalu

Gunung Semeru Meletus Pagi Ini, Muntahkan Kolom Abu Setinggi 1,1 Km

16 hari lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1,7 Km, Warga Diminta Waspada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal