4 WNI asal Sumbar Dievakuasi dari Zona Perang Lebanon, Ini Nama-namanya

Rus Akbar
Keempat WNI asal Sumbar yang dievakuasi dari Lebanon. (Foto: MPI/Rus Akbar)

“Yang tidak aman itu seputar pinggiran Beirut perbatasan Israel, itu sudah dibom semuanya, jadi suaranya bom cukup keras. Biasanya kalau mengebom itu dari jam 12 malam sampai 5 subuh tidak berhenti. Durasi bomnya setiap setengah jam pasti bom suara keras,” ujarnya.

Kata Sari, suaminya memang tidak ikut karena dia masih bekerja di Lebanon dan warga sana.

“Kalau kondisinya sudah baik atau mendapat kabar dari kedutaan, kami akan kembali. Sampai saat ini kami masih berkomunikasi dengan suami,” ucapnya.

Sari menceritakan saat dievakuasi, awalnya mereka melapor di kedutaan. Kemudian pada Kamis 3 Oktober mereka dievakuasi dari rumah sebanyak 20 orang termasuk satu WNA istri WNI. Mereka lalu naik bus lewat jalur darat.

“Pas evakuasi kami dari kedutaan Beirut di Lebanon pas dari situ pakai bus ke Suriah, lalu ke Yordania dari Yordania baru ke sini,” ucapnya.

Hingga saat ini, sebanyak 65 WNI telah berhasil dievakuasi dari Lebanon, sedangkan 116 orang lainnya masih berada di sana. 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari ini Guncang Kepulauan Mentawai Sumbar, Cek Magnitudonya!

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,6 Guncang Padang Pariaman Sumbar

57 tahun lalu

Gunung Marapi Meletus Siang Ini, Kolom Abu Tertutup Kabut Kebal

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,5 Guncang Dharmasraya Sumbar

57 tahun lalu

Pemakaman Praka Rico Pramudia, Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Diwarnai Isak Tangis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal