2 Bocah SD di Mentawai Diduga Dilecehkan, Pelaku Minta Damai Kekeluargaan

Rus Akbar
Ilustrasi pencabulan anak (Okezone/stutterstock)

MENTAWAI, iNews.id - Dua bocah asal Kecamatan Siberut Barat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar) menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh CM (36). Kedua korban yakni berinisial DT (8) dan T (7) masih duduk di bangku sekolah dasar (SD). CM yang tak mau dipenjara membujuk keluarga korban untuk berdamai dan menyelesaikan kasus ini dengan kekeluargaan.

Menurut JS orang tua korban dari D, kasus ini terungkap saat anaknya tersebut bermain-main dengan temannya. Namun, saat bermain, anaknya diolok-olok oleh temannya.

"Saat mereka bermain-main ada temannya yang mengolok-olok kalau dia dilecehkan. Makanya kami panggil dan tanya pada anak kami. Akhirnya dia mengaku, baru kemarin baru bisa kami melaporkan karena kondisi daerah yang jauh,” kata JS, Senin (9/11/2020)

JS menambahkan, setelah dirinya bertanya ke si anak ternyata kelakuan bejat pelaku dilakukan terhadap tiga anak. Selain DT dan T ada korban satu lagi yang diincar oleh pelaku, yakni berinisial SS (5).

"Pelaku ini sudah melakukan hal tak senonoh kepada dua korban yang masih duduk dibangku SD. Sementara pada korban SS (5) yang masih TK belum sempat dilakukannya. Tapi sudah berniat", kata JS.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Polisi Diadang Warga saat Tangkap Lansia Terduga Pencabulan Anak di Sampang

57 tahun lalu

Tampang Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan yang Diduga Cabuli Puluhan Santriwati

57 tahun lalu

Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan Ditangkap, Diduga Cabuli Puluhan Santriwati

57 tahun lalu

Guru Ngaji di Klaten Cabuli 2 Putri Kandung Sekaligus, Terungkap dari Diary Korban

57 tahun lalu

Aksi Bejat Oknum Kiai di Jepara Cabuli Santriwati Terbongkar dari Chat WA

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal