Zona Merah, Kotamobagu Belum Akan Gelar Sekolah Tatap Muka

Subhan Sabu
Sekretaris Dinas Pendidikan Kotamobagu, Rastono Sumardi. (Foto: Istimewa)

KOTAMOBAGU, iNews.id – Kota Kotamobagu masih masuk zona merah penyebaran Covid-19. Pemerintah setempat belum akan melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka.

Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kotamobagu Rastono Sumardi menjelaskan  Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Pendidikan memutuskan kegiatan belajar untuk semua sekolah dilakukan secara dalam jaringan (daring). Keputusan tersebut berdasarkan pertimbangan kesehatan dan keamanan peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan di tengah meningkatnya kasus Covid-19 di wilayah Kotamobagu.

Sebenarnya menurut Rastono, sudah ada keputusan beberapa menteri terkait pembelajaran semester genap untuk Kotamobagu itu masuk tanggal enam Januari. Akan tetapi, Kementerian tidak memaksakan untuk sistem pembelajaran di tengah pandemi ini. Hanya disesuaikan dengan situasi dan kondisi di daerah. 

"Jika memang dinilai layak untuk kegiatan pembelajaran tatap muka, maka itu diperbolehkan. Namun, Kotamobagu sendiri saat ini masih zona merah,” kata Rastono, Selasa (5/1/2021).

Pihak Disdik  juga sudah mengeluarkan surat edaran tentang proses belajar mengajar daring atau belajar dari rumah. Baik daring atau pun luring, itu dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan sambil melihat perkembangan ke depan.

"Semoga pandemi Covid-19 akan segera berakhir, sehingga proses belajar mengajar  bisa kembali berjalan normal seperti sediakala. Tentu hal ini sangat diharapkan, dan untuk mewujudkan ini dibutuhkan adanya kerja sama dari kita semua dan tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan,” katanya.

Data terakhir dari satuan tugas percepatan penanganan Covid-19 di Kotamobagu menunjukkan kasus positif sebanyak 346 orang, 199 sembuh, 138 masih dalam perawatan dan sembilan meninggal.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hanya Dapat 4 Siswa Baru, SDN 2 Tempel Blora Terancam Diregrouping

57 tahun lalu

Perjuangan Siswa di Flotim, Jalan Kaki 5 Kilometer ke Sekolah akibat Akses Tak Layak

57 tahun lalu

Polisi Periksa Siswa SMP Aniaya Satpam di Luwu Utara, Terancam Hukuman 2 Tahun Bui

57 tahun lalu

4 Ruang Kelas Ambruk, Siswa SDN Tlagah 2 Bangkalan Terpaksa Belajar di Rumah Warga

57 tahun lalu

Terdampak Letusan Gunung Semeru, Puluhan Siswa SDN 02 Supiturang Menumpang di Sekolah Lain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal