Menurut dia, koordinasi dan sinergi antara Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Gorontalo dengan seluruh pemangku kepentingan mutlak dibutuhkan agar perang melawan narkoba lebih masif.
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Gorontalo Brigjen Pol Sukandar menjelaskan penanggulangan narkoba dilakukan dengan pendekatan soft power untuk kegiatan pencegahan dan hard power untuk pemberantasan.
Selain itu BNN juga melakukan pendekatan melalui pemberdayaan masyarakat dan rehabilitasi, serta smart power melalui pengembangan teknologi informasi.
“Untuk BNNP Gorontalo kami sudah mencetuskan Gerakan Lotilango Sehati, artinya bersinar dan sehat. Kita gunakan bahasa daerah biar lebih dipahami masyarakat,” ujarnya.
Peringatan HANI 2021 dihadiri oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin.
Pada kesempatan itu Wapres mencanangkan program Desa Bersinar sebagai upaya berkesinambungan dalam Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).