Waspada, BNPT Sebut 1.500 WNI Jadi Teroris Lintas Batas, 550 Sudah di Indonesia

Kiswondari
Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar menjelaskan sudah ada sekitar 1.500 WNI yang menjadi teroris lintas batas. (Foto: Istimewa)

“Lalu terkait tahap reintegrasi ke masyarakat dilakukan dengan pengawasan terbuka dan tertutup. Pengawasan terbuka dilakukan dengan kunjungan bagi profil yang dianggap kooperatif, dan tertutup dilakukan melalui surveillance berbasis teknologi informasi,” tuturnya.

Perwira tinggi Polri ini menjelaskan pelaksanaan pemantauan terhadap profil deportan dan returning akan dievaluasi untuk melihat tingkat radikalisme, target, dan menentukan skala prioritas dalam menentukan target.

Boy juga mengungkap, rencananya BNPT akan pergi ke Suriah dan Irak untuk melakukan assessment terhadap WNI yang menjadi FTF. Kemudian hasilnya akan dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait apakah mereka layak untuk dipulangkan ke Indonesia.

“Kami seharusnya ke Suriah dan Irak untuk assessment, namun menunggu sinyal karena kondisi pandemi covid-19,” ujar Boy.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

WNI di Australia Sebut Gibran Tak Tamat di Insearch Sydney karena Keburu Pulang ke Indonesia

57 tahun lalu

Operasi Pemulangan WNI dari Nepal Direncanakan Selesai 18 September 2025

57 tahun lalu

Gelombang Pemulangan WNI dari Nepal, Hari Ini 21 Orang

57 tahun lalu

Kemlu: Jumlah WNI di Nepal 134 Orang, 56 Menetap 78 Kunjungan Singkat

57 tahun lalu

Polres Pacitan Diancam Diledakkan, Pelaku Mengaku Residivis Teroris Bawa Airsoft Gun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal