Warga Tolak Pemakaman Jenazah Covid-19 di Bitung, Keluarga Terpaksa Cari Lokasi Lain

Subhan Sabu
Warga menolak pemakaman jenazah pasien Covid-19 di Kelurahan Tanjung Merah, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Sabtu (26/6/2021). (Foto: MPI/Subhan Sabu)

BITUNG, iNews.id - Aksi penolakan warga terhadap pemakaman jenazah pasien Covid-19 masih saja terjadi. Di Kelurahan Tanjung Merah, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), sejumlah warga menolak jenazah warga terkonfirmasi Covid-19 yang akan dimakamkan keluarga di wilayah setempat, Sabtu (26/6/2021).

Jenazah terkonfirmasi Covid-19 itu bernama Fien Sompotan (65), warga Aertembaga Satu, Lingkungan 1, Kecamatan Aertembaga. Fien meninggal dunia di RSUP Prof Kandou Malalayang Manado pada Jumat (25/6/2021), sekitar pukul 11.10 Wita dan terkonfirmasi positif Covid-19.

"Sesuai rencana keluarga, akan dimakamkan di lahan pekuburan keluarga di Tanjung Merah. Namun, rencana pemakaman mendapat penolakan keras oleh sebagian warga setempat," kata Kompol Andri Permana.

Kapolsek bersama dengan Camat Matuari Sefferson Sumampouw melakukan upaya mediasi dengan mempertemukan kedua pihak dari warga yang menolak dan pihak keluarga. Pihaknya sudah memberikan edukasi, namun warga tetap bersikeras tidak menerima jenazah untuk dimakamkan di Tanjung Merah.

"Pemerintah Kota Bitung akhirnya meminta kepada pihak keluarga untuk memakamkan jenazah di Pinangunian, Kecamatan Aertembaga, lokasi permakaman jenazah Covid-19. Akhirnya disetujui dan jenazah pun dimakamkan," ujar Kompol Andri Permana.

Warga di Tanjung Merah sempat masih berkumpul di lokasi pekuburan untuk memastikan jenazah pasien Covid-19 tidak dikuburkan di sana. Polisi kemudian mengimbau warga untuk segera membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing. 

"Warga diminta tetap menjaga situasi keamanan, ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif dan terkendali," ujarnya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Satu Keluarga Tewas saat Glamping di Temanggung Dimakamkan Berdampingan

57 tahun lalu

Gempa Terkini Guncang Bitung Sulut, Cek Magnitudo dan Pusat Getarannya

57 tahun lalu

Isak Tangis Iringi Pemakaman dr Myta di OKU Selatan, Keluarga Desak Kemenkes Usut Tuntas

57 tahun lalu

Kesal Ditegur, Pemuda di Bitung Tega Bunuh Ibu Kandung dengan Parang

57 tahun lalu

Pemilik Hajatan Tewas Dikeroyok Preman di Purwakarta Dimakamkan, Keluarga Minta Keadilan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal