Viral Pendeta di Bitung Bongkar Ulang Kuburan Istri Diduga Meninggal Covid-19

Subhan Sabu
Tangkapan layar pendeta di Bitung, Sulut bersama keluarganya membongkar kuburan istri diduga meninggal Covid-19. (Foto: Ist)

Dia juga mengungkapkan kekecewaan karena tidak bisa bertemu dengan istrinya untuk terakhir kali. Sebab jenazah sudah langsung dimakamkan tanpa diperlihatkan terlebih dahulu kepada keluarga.

"Istri dari seorang Pendeta Hipterk Haniko. Tadi kami sudah bawa, saya tanda tangan secara Covid-19 dan saya akui sekali pun dia tidak Covid, tidak Covid, tapi saya sudah tanda tangan itu. Tetapi sebetulnya sudah diizinkan dari Malalayang untuk harus singgah di gereja sebagai ibu gembala, lima menit, sudah koordinasi dengan satgas di sini, iya Pak Pendeta, boleh lima menit, tapi ternyata sudah dibawa lari begitu cepat dan saya masih dalam perjalanan," ujarnya.

Secara kemanusian, secara hukumnya, sebagai suami harus ada di lokasi pemakaman. Tapi ternyata hanya dilempar begitu saja, sudah dikuburkan.

"Makanya seperti ini kelihatan (peti mati) makanya kami bongkar lagi. Tolong kalau ada dari pihak LBH, tolong kami mau cari keadilan di hukum Indonesia ini, haleluyah. Istri saya tidak Covid, karena sejak dia meninggal baru dilaporkan kepada saya Covid, haleluyah," ucapnya.

Menurutnya, istrinya meninggal akibat terjatuh. Dia dirawat dan dirujuk dari Rumah Sakit Budi Mulia Bitung, sudah rapid antigen hasilnya negatif, sampai di IGD tidak dilakukan rapid antigen. Di sana dia masih bisa peluk-pelukkan dengan istrinya dan tidak dinyatakan Covid-19. nanti sudah meninggal barulah dinyatakan Covid.

"Tolong, siapa yang bisa membantu saya Pendeta. siapa pengacara yang bisa menolong saya, meminta keadilan karena istri saya dikubur dengan tidak sepengetahuan saya. Saya masih dalam perjalanan lalu mereka kuburkan tidak ada saya di tempat. Saya pernah menguburkan pasien Covid, saya di depan mayat, keluarga masih ada di situ, tapi bisa diizinkan. Tapi kali ini saya tidak diizinkan untuk melihat dan mereka membawa atas perintah polisi, Kapolres, Polsek. Satgas di sini memerintahkan langsung dibawa, dikubur seperti binatang istri saya, saya tidak keberatan, tetapi hadirkan saya di lokasi ini sebenarnya," ucapnya

Hingga saat ini, unggahan tersebut sudah mendapat ribuan komentar dan ribuan kali dibagikan warganet.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Konten Pocong Meresahkan Viral di Jember, Emak-Emak Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Gempa Bumi Hari Ini Magnitudo 5,0 Guncang Melonguane Sulut

57 tahun lalu

Daftar Wilayah yang Rasakan Gempa Bitung Magnitudo 5,8, Manado sampai Ternate

57 tahun lalu

Dipukul Preman Terminal Bangkalan, Perempuan Penjaga Loket Karcis Bus Lapor Polisi

57 tahun lalu

Kronologi Perempuan Dipukul Preman di Terminal Bangkalan, Berawal Percekcokan Anak Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal