Posko juga menurunkan ekskavator untuk membersihkan lumpur maupun material longsor pada ruas jalan penghubung antara Kabupaten Bolaang Mongondow dengan Bolaang Mongondow Selatan. Titik longsor terpantau di ruas jalan Doloduo – Molibagu, jalan Onggunoi-Pinolosian, jalan Molibagu-Momalia longsor (Desa Pinolantungan), jalan Desa Tabilaa dan jalan Molibagu (belakang kuburan Molibagu) dengan kondisi gorong-gorong ambruk sekitar 3 meter.
Potensi Hujan Lebat
Raditya mengatakan, melihat kronologi kejadian, sejak 31 Juli 2020 pukul 18.45 waktu setempat sampai 1 Agustus, hujan lebat masih turun di wilayah Bolsel. Kondisi ini menyebabkan Sungai Bolangaso, Sungai Toluaya, Sungai Salongo, Sungai Nunuka, Sungai Mongolidia, Sungai Milangodaa dan beberapa anak sungai lain meluap menggenangi permukiman masyarakat dan merusak rumah, fasilitas umum, serta infrastruktur.
Berdasarkan Analisis dan Prakiraan Hujan BMKG Nomor 7 bulan Juli 2020, diprediksi curah hujan di beberapa wilayah Provinsi Sulut pada Agustus hingga Oktober berkisar dari 201 mm-hingga 400 mm. Menyikapi potensi yang masih tinggi, BNPB mengimbau masyarakat selalu waspada dan siap siaga mengantisipasi dampak fenomena alam tersebut, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang.