"Sehingga saya mengimbau kepada peserta dan keluarga jangan percaya jika ada oknum-oknum yang menjanjikan kelulusan dengan membayar sejumlah uang," katanya.
Dwi mengungkapkan jika panitia daerah terdiri dari pejabat dan staf dari Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknis serta dibantu oleh Instruktur dari Kepolisian Daerah Gorontalo.
"Untuk mengantisipasi jika ada peserta yang mengalami cedera ataupun sakit ketika mengikuti Kesamaptaan, panitia menyiapkan satu unit mobil ambulans beserta tim paramedis dari Lembaga Pemasyarakatan," ujarnya.