"Kondisi ini cukup memicu kemacetan," katanya. Olehnya personel Kepolisian ikut mengedukasi warga untuk tidak memanfaatkan kondisi tersebut sebab sangat ironis dan mengganggu konsentrasi pengendara yang melintas.
Beruntung kata dia, pihak Satradar 224 TNI Angkatan Udara juga ikut menerjunkan personel termasuk mengizinkan pengendara kendaraan bermotor untuk mengitari kompleks asrama agar dapat menghindari ketinggian air yang bisa membuat mesin kendaraan mati.
Juga menghindari kemacetan akibat kendaraan yang melintas dari dua arah.
Banjir di lintas Sulawesi tersebut meluap sejak pukul 14.30 WITA dan berangsur surut mulai pukul 18.45 WITA.
Polres Gorontalo Utara mengimbau agar pengendara kendaraan bermotor yang melintasi ruas lintas Sulawesi dari wilayah Kecamatan Atinggola atau arah Manado, Sulawesi Utara maupun dari dan ke wilayah barat Kecamatan Tolinggula arah Buol, Sulawesi Tengah dan sebaliknya hati-hati.
Serta ke arah Kota Gorontalo melalui perbatasan Kabupaten Gorontalo, agar senantiasa waspada.