Menurut keterangan dari DK, kata kapolsek, orang tuanya tidak mendapatkan perawatan yang memuaskan di RSUD Mala. Sehingga memilih untuk membawa pulang ayahnya ke rumah.
"Pasien diketahui tidak pernah melakukan perjalanan keluar daerah, namun anaknya sering melakukan perjalanan dari Talaud ke Manado untuk menjual ikan," tutur Ipda GP Nender.
Pasien dinyatakan positif setelah menjalani rapid test antigen pada Kamis (15/7/2021) dan dirawat di Puskesmas Rainis. Setelah itu, dirujuk ke RSUD Mala, Jumat (16/7/2021).
Kapolsek Rainis bersama dengan Satgas Covid-19 Kecamatan sudah berusaha mengimbau dan membujuk keluarga pasien untuk dibawa lagi ke RSUD Mala agar dapat perawatan, namun pasien dan keluarganya tidak mau lagi dirawat di RS dan memilih untuk melakukan Isolasi mandiri di rumah.
Berbagai cara sudah dilakukan, sampai dengan melibatkan Sekcam Rainis Dekroly Adilang selaku Satgas Covid-19 Kecamatan dan Desa, Dokter PTT Puskesmas Rainis dr. Cicilia Walukow Babinsa Settu Stenly Winowoda dan Kepala Desa Jos Larengka untuk bernegosiasi dengan keluarga pasien namun mereka tetap bersikukuh tidak mau melaksanakan perawatan di RS Mala.
"Satgas kemudian mengimbau kepada pasien dan semua keluarga yang tinggal di rumahnya melaksanakan Isolasi Mandiri,” tutur Kapolsek Rainis.