Hingga pukul 07.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 1 aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M6.7.
Peringatan dini tsunami dikeluarkan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan kenaikan muka air laut akibat aktivitas gempa.
Masyarakat yang berada di kawasan pesisir diimbau tetap tenang, namun waspada serta mengikuti arahan dari pemerintah daerah dan instansi terkait.
Hingga saat ini, pemantauan terhadap potensi tsunami masih terus dilakukan. Otoritas terkait juga terus memperbarui informasi guna memastikan kondisi terkini di wilayah yang berpotensi terdampak.