"Ini akan menjadi penerbangan pertama dari Bandara Sam Ratulangi, membawa produk-produk perikanan masyarakat Sulawesi Utara ke Jepang. Kita bawa ikan tuna, kalau kondisi masih segar ini harganya bisa naik 10 kali lipat," ucapnya.
Dengan dibukanya penerbangan tersebut, Olly mengajak masyarakat Sulut untuk mengambil kesempatan dan terus berkarya karena peluang besar ada di depan mata.
"Memanfaatkan setiap peluang untuk menjadikan Sulut yang lebih hebat, berkontribusi besar bagi terwujudnya Indonesia maju," ujarnya.
Secara filosofis, penerbangan langsung Manado-Tokyo juga perwujudan cita-cita besar para tokoh pendahulu, khususnya DR Sam Ratulangi yang menyebut Sulut sebagai gerbang pasifik dan daerah yang diperhitungkan di Asia.
"Mari kita solid bergerak melangkah maju menghadapi apa pun tantangan yang ada sekarang. Memanfaatkan setiap peluang untuk menjadikan Sulut yang lebih hebat, berkontribusi besar bagi terwujudnya Indonesia maju," ujar Olly.