“Saya optimistis apa yang kita hasilkan hari ini bukan sebatas ikhtiar, bukan sebatas jargon, tapi akan ditindaklanjuti, diejawantahkan dalam seluruh program masing-masing kabupaten/kota maupun provinsi," tuturnya.
Gubernur juga memberikan apresiasi karena kegiatan ini diikuti kabupaten/kota yang juga ikut menerima surat pernyataan untuk bekerja sama. Dia berharap pemerintah pusat terus memilih Sulut menjadi lokasi kegiatan skala besar lainnya.
TPB-14 merupakan komitmen global yang dicanangkan pada saat konferensi PBB tentang pembangunan berkelanjutan di Rio de Janeiro pada 2012. Salah satu fokus TPB-14 ekosistem laut yang menekankan perlunya perlindungan dan pengelolaan secara berkelanjutan dari ekosistem pesisir dan laut untuk mencapai laut sehat dan produktif.
Selain itu, TPB-14 mendukung peningkatan manfaat ekonomi bagi negara-negara kepulauan yang mempraktikkan pengelolaan secara berkelanjutan, mencegah Illegal, Unreported and Unregulated (IUU) Fishing dan overfishing, serta melarang penangkapan ikan dengan teknik yang merusak. TPB-14 juga mengutamakan penyediaan akses bagi nelayan kecil ke sumber daya laut dan pasar.
Video conference ini juga dihadiri Menteri KKP Edhy Prabowo, Sekdaprov Edwin Silangen, perwakilan Kemenko Maritim, Kemendagri, Bappenas, dan para pejabat di Pemprov Sulut.