Sopir Ambulans Diamuk Massa dan Nyaris Dibakar saat Bawa Jenazah Pasien Covid-19

Subhan Sabu
Ambulans yang dirusak massa saat mengantar jenazah pasien Covid-19 di Minahasa Utara. (Foto: Subhan Sabu)

"Saat saya menurunkan kaca mobil bermaksud memberitahukan cara membuka pintu, tiba-tiba beberapa orang sudah memukuli saya. Untung saja ada keluarga yang menghalangi. Keluarga meminta menutup kembali kaca mobil dan yang lain menutup pintu belakang mobil. Jenazah masih dalam mobil, kemudian disuruh jalan lagi," katanya.

Faldo lalu menjalankan ambulans sampai ke kompleks perkuburan. Mesin dan lampu mobil diminta dimatikan. Jenazah kemudian diturunkan keluarga untuk dikuburkan. Dia kemudian diminta kembali pulang.

"Pas berjalan sekira 20 meter di tempat gelap, tiba-tiba hujan batu. Ambulans diserang dengan batu. Saya langsung tancap gas sampai ke rumah sakit," ucapnya.

Dia mengaku tidak tahu siapa yang melakukan perusakan karena dari pihak keluarga ada pro kontra, menerima dan menolak pemakaman Covid-19. Namun dia bersyukur masih ada keluarga lain yang mengerti dan menerima jenazah untuk dikuburkan sesuai protap Covid-19.

"Mungkin kalau tidak ada pro kontra, saya sudah habis, tidak selamat. Karena ada yang berteriak akan membakar saya," tuturnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ambulans Bawa Pasien Terjebak Longsor di Mamuju

57 tahun lalu

Kronologi Tabrakan Maut di Purworejo, Ambulans Oleng Hantam Truk hingga Ringsek

57 tahun lalu

Ambulans GP Ansor Ringsek Tabrakan dengan Truk di Purworejo, 1 Orang Tewas 2 Luka

57 tahun lalu

Viral! Pemotor di Makassar Ugal-ugalan, Lepas Tangan Halangi Ambulans

57 tahun lalu

Aksi Teror Pelemparan Batu di Lumajang Sasar Ambulans dan Minibus, Sopir Terluka 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal