Soal Banjir di Malaysia Sudah Diingatkan Putri Anwar Ibrahim sejak Juli Lalu

Umaya Khusniah
Anggota parlemen Permatang Pauh, Nurul Izzah sudah memperingatkan pemerintah akan adanya kemungkinan banjir yang akan melanda Malaysia. (Foto: Reuters)

Kini tagar #KerajaanPembunuh (Pemerintah Pembunuh) menjadi tren di Twitter.

"Banyak orang meninggal karena Anda dan kelalaian orang-orang Anda. Jika Anda benar-benar mengambil tindakan darurat sebelumnya dan telah memperingatkan orang-orang, ini tidak akan terjadi," tulis pengguna Twitter NJJM.

Anggota parlemen Klang Charles Santiago mengatakan, banyak keluarga masih terjebak di atap rumah mereka. Ini karena ketinggian air masih berbahaya. 

Dia pun mengkritik pemerintah yang lamban dalam mengaktifkan upaya penyelamatan dan bantuan.

"Alasan pemerintah terkait ketinggian air yang terlalu tinggi dan menunda penyelamatan dan distribusi makanan tidak dapat diterima. Pemerintah memiliki begitu banyak aset seperti kapal, helikopter, dan tim yang terlatih secara profesional," katanya.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Liburan Keluarga di Pantai Balekambang Malang, Wisatawan Meninggal di Penginapan

57 tahun lalu

Sosok KH Asmuni Noor, Ulama Karismatik Banten Wafat usai Ucap Alhamdulillah

57 tahun lalu

Tragis, Lansia di Nias Tewas Tersandar di Tumpukan Kayu Bakar dalam Rumah

57 tahun lalu

Jamaah Haji asal Kediri Meninggal di Makkah, Keluarga Kaget saat Dapat Kabar Duka

57 tahun lalu

Viral Detik-Detik Jemaah Masjid di Balikpapan Meninggal usai Sholat Jumat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal