"Kelahiran anoa ini tentu saja membawa angin segar dan harapan baru bagi dunia konservasi satwa endemik anoa, mengingat populasinya yang terus menurun," ujarnya.
Jumlah populasi anoa di habitat alaminya diperkirakan mengalami penurunan dari tahun ke tahun, berdasarkan data IUCN Red List diperkirakan populasi anoa di seluruh Sulawesi tidak lebih dari 2.500 individu, sedangkan di ex situ, jumlah Anoa yang terdata di studbook kurang lebih 40 ekor.
Sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, BPSILHK Manado akan terus mengembangkan ABC untuk pengembangan standar pengelolaan anoa secara ex situ, terutama yang berkaitan dengan standar kesehatan anoa dan standar sarana prasarana untuk kesejahteraan satwa anoa.
"ABC telah menjalin kerja sama untuk mendukung pelestarian satwa endemik Sulawesi ini dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Utara dan mendapat dukungan dari mitra yaitu PT Cargill Indonesia-Amurang.
"Keberhasilan ini kami memberikan apresiasi yang tinggi untuk tim ABC BPSILHK Manado serta mitra kerja sama yang terus turut berkontribusi dalam konservasi anoa sebagai satwa endemik yang dilindungi," kata Heru pula.