Setiap 17 Jam, di China Lahir Satu Miliarder Baru selama Pandemi

Jeanny Aipassa
Pendiri dari perusahaan air kemasan Nongfu Spring, Zhong Shanshan.

"Jumlah ini begitu mencengangkan karena kira-kira ada satu miliarder baru yang lahir setiap 17 jam di China dan Hong Kong selama pandemi," sebut laporan Forbes. 

Penambahan jumlah miliarder baru di China dan Hong Kong selama pandemi, membuat China menyusul Amerika Serikat (AS) dalam kategori negara yang memiliki jumlah miliarder terbanyak. 

Forbes mencatat, AS memiliki miliarder terbanyak di dunia dengan jumlah 724 orang, diikuti China (termasuk Hong Kong dan Makau) dengan 698 orang. Itu berarti hanya selisih 26 miliarder antara AS dan China. 

Disebutkan, bisnis yang melahirkan miliarder baru sebagian besar terkait dengan teknologi digital, telekomunikasi, e-commerce, bahkan air kemasan. 

Meskipun dunia terpukul oleh pandemi Covid-19 yang memicu peningkatan permintaan terhadap alat kesehatan, rupanya teknologi digital dan air kemasan justru lebih banyak menambah pundi-pundi kekayaan miliarder dunia, termasuk Asia. 

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pilu! Begini Pengakuan Gadis Indramayu Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan di China

57 tahun lalu

Kronologi Gadis Indramayu Jadi Korban TPPO di China, Dijanjikan Kerja Restoran

57 tahun lalu

WNA China Rampok Rumah Mewah di Bogor Pakai Topeng Lionel Messi, 2 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Polda Sultra Ambil Alih Penanganan Kasus 4 TKA China Aniaya Buruh Lokal di PT IPIP

57 tahun lalu

Bekerja Hanya Miliki Visa Wisata, 8 WNA asal China Ditangkap Imigrasi Cirebon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal