Setelah Laris Diekspor ke 8 Negara, Tanaman Hias Alocasia Sulut Kini Tembus Jerman

Cahya Sumirat
Tanaman hias Alocasia dari Sulut kini telah diekpor ke sembilan negara. (Foto: Dok. Karantina Pertanian)

Sedangkan dari data nasional IQFAST Badan Karantina Pertanian, pada tahun 2020, ekspor alokasi mencapai 16,9 ribu batang dengan perkiraan nilai ekonomi sebesar Rp 1,6 miliar. Selain dari wilayah Jawa, ekspor Alokasia juga berasal dari Wilayah Kepulauan Riau, Entikong dan Denpasar.

“Karantina Pertanian Manado melakukan pendampingan bersama instansi terkait, terutama pemenuhan persyaratan kesehatan negara tujuan ekspor. Ini sesuai dengan program GRATIEKS yang dicanangkan oleh Mentan Syahrul Yasin Limpo,” ujar Donni.

Sementara itu, Bambang – Kepala Badan Karantina Pertanian di Jakarta memberi apresiasi terhadap upaya tersebut dan juga mendorong agar upaya pendampingan dilakukan oleh semua instansi terkait. Termasuk memberikan informasi peta komoditas pertanian ekspor baik pada calon eksportir maupun pelaku ekspor yang sudah ada agar bisa menjadi referensi bagi pengembangan dan peningkatan ekspor tiga kali lipat (Gratieks).

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kisah Turis Jerman, Senang Jadi Guru Madrasah Ibtidaiyah di Langkat

57 tahun lalu

Terpapar Bakteri, 1,5 Ton Bibit Tanaman Hias Lilium dari Belanda Dimusnahkan

57 tahun lalu

Wow, Pesantren di Sipirok Tapsel Ekspor Perdana Kopi ke Brunei Darussalam

57 tahun lalu

Polisi Tangkap 4 Orang Komplotan Pencurian Sepatu Ekspor di Majalengka

57 tahun lalu

6 Mahasiswa Jambi Diduga Jadi Korban TPPO ke Jerman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal