Kejadian korban jatuh pada tanggal 18 April 2021 pukul 16.00 sore, estimasi kejadian sudah 12 jam lebih Tim SAR gabungan melaksanakan pencarian. Ada yang di darat menyusuri pinggiran pantai dan menggunakan perahu karet serta perahu katinting.
"Dengan memperlebar pencarian diharapkan pencarian bisa secepatnya korban ditemukan," tutur Sinaga.
Sinaga menambahkan, pihaknya mengerahkan satu tim anggota Pos SAR Kotamubagu dan berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk melaksanakan pencarian korban serta menjaga kekompakan tim.
Dengan kekompakan tim diharapkan korban cepat ditemukan.
"Harapan kami kepada nelayan yang akan melaut agar mematuhi imbauan-imbauan pemerintah setempat," tuturnya.
Apalagi kata Sinaga, saat ini telah terjadi badai Siklon Tropis Surigae yang melanda wilayah Indonesia timur. Dengan adanya badai ini cuaca berubah secara tiba-tiba secara signifikan jadi semua nelayan agar berhati hati pada saat melaut.