“Bahkan jika pemboman telah berakhir, penjajah masih ada di sana. Warga Sheikh Jarrah masih menghadapi ancaman pengusiran dan Jalur Gaza diblokade (oleh Israel),” kata demonstran bernama Wael (28), yang hadir dalam aksi di Paris dengan bendera Palestina di pundaknya.
Aksi protes juga berlangsung di kota-kota sekitar Prancis. Pejabat setempat mengatakan, ada 1.100 orang berunjuk rasa di tenggara Kota Lyon.
Di Kota Lille di bagian utara Prancis, ada 650 hingga 1.000 orang menghadiri demonstrasi. Aksi bela Palestina juga diadakan di Kota Strasbourg di Prancis Timur, serta di Toulouse dan Montpellier di Prancis Selatan.
“Warga Palestina memiliki hak untuk hidup damai dan bernegara,” kata pendemo bernama Imad Deaibis di Strasbourg.
“Israel telah merampas hak dan rumah kami. Saya orang Palestina, tetapi saya tidak lagi memiliki hak untuk pergi ke sana, keluarga saya telah kehilangan segalanya,” tuturnya.
Konflik selama 11 hari dengan Israel merenggut nyawa sedikitnya 248 warga Palestina, termasuk 66 anak-anak. Sementara di pihak Israel, ada 12 orang tewas, termasuk satu anak.