“Operasi Keselamatan ini melibatkan 699 personel Polda Sulut dan jajaran, dibantu juga personel TNI, Dishub, Pol PP dan Jasa Raharja, yang dilaksanakan secara terpadu,” ujar mantan Kapolda NTT ini.
Ada beberapa sasaran pelanggaran yang menjadi perhatian petugas saat melakukan operasi di jalan.
“Beberapa sasaran petugas antara lain, pengemudi yang memakai ponsel, pengemudi masih dibawah umur, berboncengan lebih dari satu orang untuk sepeda motor, tidak pakai helm dan sabuk pengaman, pengemudi di bawah pengaruh alkohol, melawan arus, melebihi kecepatan dan kelengkapan kendaraan,” katanya.
Mantan Direktur Penyidikan KPK RI ini berharap masyarakat agar lebih disiplin dan taat dalam berlalu lintas.
“Harapan saya dalam berkendara agar lebih disiplin lagi, lebih mengutamakan keselamatan, karena itu yang pertama dan yang utama, serta memperhatikan keselamatan pemakai jalan yang lain,” tutur Irjen Pol Setyo Budiyanto.
Dimulainya Operasi Keselamatan Samrat di Sulawesi Utara ini ditandai dengan pemasangan pita operasi kepada perwakilan personel.
Apel tersebut dihadiri oleh Wakapolda Sulut Brigjen Pol Jan de Fretes, para PJU Polda, personel Polda Sulut, personel TNI, dinas perhubungan, Jasa Raharja dan Pol PP.