Remy Sylado Centre Bakal Dibangun di Manado

Subhan Sabu
Japi Panda Abdiel Tambayong.(Foto: ist.)

Eleonora menambahkan, Tim Pokja 23671 Centre sudah dibentuk  dan akan segera action dengan Gubernur Sulut selaku pengarah, penasehat para budayawan,  pembina  Rita Dondokambey, Ketua Eleonora Moniung, Ketua Harian Donna Keles, Sekretaris Reggie Senduk, Bendahara Elsye Monginsidi dan Humas Jeane Rondonuwu.

Seperti diketahui, karir Remy Sylado berjaya lebih dari lima dekade, ia muncul di belasan film layar lebar dan termasuk salah satu aktor paling disegani di generasinya. Ia juga seorang penulis aktif yang beberapa karyanya telah diadaptasi untuk layar lebar. Salah satu film terkenal berdasarkan tulisannya adalah Ca-Bau-Kan (2002) dari novel berjudul sama Ca-Bau-Kan: Hanya Sebuah Dosa (1999).

Penampilan impresifnya sebagai aktor dalam drama romantis Tinggal Sesaat Lagi (1986), Akibat Kanker Payudara (1987) dan 2 dari 3 Laki-Laki (1989) membuatnya mendapatkan pujian kritis dan semuanya membuatnya mendapatkan tiga nominasi untuk Piala Citra Festival Film Indonesia sebagai Aktor Pendukung Terbaik.

Ia memulai karier sebagai wartawan majalah Tempo (Semarang, 1965), redaktur majalah Aktuil Bandung (sejak 1970), dosen Akademi Sinematografi Bandung (sejak 1971), Ketua Teater Yayasan Pusat Kebudayaan Bandung. Saat di Teater Bandung 23671 adalah debut awal untuk karir sastrawannya.

Di Sulawesi Utara, drama kisah Johann Gottlieb Swhwarz, penginjil asal Jerman yang berjuang menyebarkan ijil di tanah Minahasa balutan tangan sastrawan Remy Sylado sangat dirindukan untuk dipentaskan kembali.

Saat itu, dalam rangka peringatan jasa Johann Gottlieb Schwarz,  September 2015 Remy Sylado diundang  oleh sebuah panitia yang diketuai oleh Tommy Sands Wungkar  untuk membuat pertunjukan teater di Langowan, Minahasa kota kecil nan sejuk di atas Manado. 

Judul drama-musik ini adalah ‘Johann Gottlieb Schwarz’ dengan para pemain teater yakni Imam S. Bumiayu, Tanty Saragih, Catherine Lee, Eleonora Agatha Tan ‘’Kami pentas di Lapangan Schwarz dengan penonton sekitar 3000 orang,’’ demikian kutipan tulisan Remy di akun Remy Sylado-23671.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Wartawan Dikeroyok Debt Collector di Labuhan Batu hingga Luka-Luka di Wajah

57 tahun lalu

Ngeri! Ketua PWI Aceh Selatan Ditikam Berkali-kali Tak Mempan, kok Bisa?

57 tahun lalu

Tampang 6 Pengeroyok Staf KLH dan Wartawan di Pabrik Serang, Oknum Brimob hingga Ormas

57 tahun lalu

6 Orang Ditetapkan Tersangka Pengeroyokan Staf KLH dan Wartawan di Pabrik PT GRS Serang

57 tahun lalu

Aksi Solidaritas di Cianjur, Polisi Diminta Usut Tuntas Kasus Kekerasan Terhadap Wartawan 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal