Pria di Manado Raup Untung Puluhan Juta hingga Beli Mobil dari Usaha Gorengan  

Subhan Sabu
Gerobak yang digunakan untuk jualan gorengan. (Foto: MPI/Subhan Sabu)

"Saya memilih berjualan di Alfamart Malalayang karena selain lokasinya yang strategis terletak di jalan trans Sulawesi, tempatnya juga dekat dengan perkantoran, rumah sakit dan pemukiman warga," tutur Marlon.

Sebagai bahan pelengkap untuk menikmati gorengan, pria rambut lurus ini juga menyediakan dabu-dabu roa, yang diraciknya sendiri. Jenis sambal tersebut dikatakannya sampai saat ini dijaga kualitasnya. 

“Untuk dabu-dabu roa saya meraciknya sendiri. Tak kurang, setiap hari saya harus sediakan dua kilogram cabai rawit dan ikan roa serta bahan lainnya,” katanya.

Dabu-dabu roa merupakan ciri khas di Manado,  yang wajib disediakan untuk menikmati gorengan. Kalau tidak ada dabu-dabu roa, gorengan tidak akan laku dijual  

Gorengan yang dijualnya antara lain tahu, tempe, ubi goreng, pisang goroho, pisang kipas, bakwan sayur dan bakwan jagung dengan harga Rp2.000 per picis. Untuk jam bukanya mulai pukul 07.00-21.00 Wita.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemerintah Siap Bangun Sistem Pelaporan Kasus Keracunan MBG seperti Saat Pandemi Covid-19

57 tahun lalu

Kisah Oktaviany, Dari Jualan Nasi Bungkus Rp5.000 Kini Sukses Bisnis Ayam Oven Beromzet Jutaan

57 tahun lalu

3 Tahun Tangani Pandemi Covid-19, Bantul Kucurkan Ratusan Miliar

57 tahun lalu

Ganjar soal Larangan Buka Puasa Bersama: Supaya Kita Tetap Waspada dan Hati-hati

57 tahun lalu

Rumah Rolan Green Smoothie Hidroponik, dari Samping Rumah Raup Untung Berlimpah 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal