Presiden Minta Gubernur Tersandung Skandal Pelecehan Seksual Mundur

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi pelecehan seksual terhadap perempuan. (Foto: Ist.)

NEW YORK, iNews.id – Skandal dugaan pelecehan seksual menerpa Gubernur New York, Andrew Cuomo. Menurut jaksa agung setempat, gubernur Demokrat itu telah meraba-raba, mencium, atau membuat komentar vulgar kepada 11 wanita.

Laporan tersebut mendorong Kantor Kejaksaan New York meluncurkan penyelidikan kriminal terhadap Cuomo. Kasus itu juga memicu munculnya kembali seruan agar sang gubernur mengundurkan diri atau dimakzulkan.

Hasil penyelidikan yang berlangsung selama lima bulan mengungkapkan, Cuomo telah menciptakan “tempat kerja yang beracun”. Setelah Jaksa Agung Negara Bagian New York, Letitia James, mengungkap kesimpulan penyelidikan itu, Presiden AS Joe Biden dan tokoh-tokoh Demokrat terkemuka lainnya meminta Cuomo untuk mengundurkan diri.

“Saya pikir dia harus mengundurkan diri. Saya yakin ada beberapa pelukan yang sama sekali tidak salah. Tapi rupanya jaksa agung memutuskan ada hal-hal yang tidak (pantas),” kata Biden kepada wartawan di Gedung Putih, dikutip Reuters, Rabu (4/8/2021).

Namun, dalam sebuah pernyataan video yang dikeluarkan setelah munculnya laporan James, Cuomo menegaskan bahwa dia tidak memiliki rencana untuk mundur. Politikus Partai Demokrat itu juga menyangkal tuduhan yang menyebut dia telah bertindak tidak pantas.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Alasan Polisi Tetapkan Gus Idris Tersangka Pelecehan Model Konten Sumpah Pocong

57 tahun lalu

Pengasuh Ponpes di Malang jadi Tersangka Pelecehan Seksual, Begini Modusnya

57 tahun lalu

Hotman Paris Turun Tangan, Siap Dampingi Santriwati Korban Dugaan Pelecehan di Pati

57 tahun lalu

PCNU Pati Kecam Dugaan Pelecehan Puluhan Santriwati, Minta Polisi Segera Tahan Kiai Pesantren

57 tahun lalu

Oknum Guru Besar Unpad Diduga Lecehkan Mahasiswa Asing, Ini Respons Rektor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal