MANADO, iNews.id – Danpomdam XIII/Merdeka Kolonel Cpm R Tri Cahyo menilai ada kesalahan dan berlebihan dalam pembinaan yang dilakukan pelatih atau Pembina kepada yuniornya. Hal itu yang mengakibatkan Prada Chandra Gerson Kumaralo, anggota Yonif Raider 715/Motuliato (MTL) Gorontalo meninggal dunia.
Prada Chandra merupakan salah satu dari 87 orang anggota baru yang masuk jajaran Brigade Infanteri 22/Ota Manasa atau Brigif 22/OM Gorontalo dan ditempatkan Yonif 715/MTL.
"Sebelum Prada Chandra dan kawan-kawan diterima secara sah kesatuan barunya harus terlebih dahulu dibina dan dilatih serta dikenalkan satuannya agar mereka memiliki rasa bangga kepada satuan dan mengerti akan tugasnya," tutur Danpomdam XIII/Merdeka Kolonel Cpm R Tri Cahyo kepada MNC Portal Indonesia, Senin (6/9/2021).
Kegiatan itu, kata Danpomdam, bukan hanya terjadi di satuan tersebut saja, namun semua satuan pun melaksanakan kegiatan tersebut apabila menerima prajurit baru.
"Namun karena pola pembinaan yang berlebihan hingga mengakibatkan almarhum cidera dan meninggal dunia pada saat melakukan kegiatan tersebut," kata Danpomdam.