Bupati menyampaikan turut berduka cita yang sebesar-besarnya atas meninggalnya almarhum Jhony Tamailang.
"Beliau meninggal dalam tugas yang mulia sebagai pemadam kebakaran di Kabupaten Minut. Semoga jasa-jasa beliau semasa bertugas dapat diterima Tuhan yang maha kuasa," ucapnya.
Bupati mengatakan, pihaknya tidak bisa mengganti nyawa kepala keluarga, tapi setidaknya bisa meringankan beban keluarga dan terutama anak-anal bisa terus melanjutkan sekolah sampai dengan perguruan tinggi. Sebab ada beasiswa juga dalam santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bitung Irham Hasyim mengaminkan pernyataan bupati, sehingga di tahun 2023 akan diperluas perlindungan untuk pekerja rentan dan Informal.
Sementara Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sulut Sunardy Syahid menyampaikan turut berbela sungkawa atas meninggalnya petugas pemadam kebakaran di Kabupaten Minut.
"Kecelakaan memang tidak bisa kita prediksi, tapi kita bisa mencegah risiko dengan perlindungan yang ada. Ini bukti hadirnya negara, dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Minut yang telah melindungi para pekerja di daerah tersebut," ujarnya.