“Kami menyiagakan lembaga penyalur BBM dan elpiji seperti SPBU, agen dan pangkalan siaga yang akan beroperasi 24 jam untuk titik-titik tertentu terutama potensial tinggi mobilitasnya seperti jalur wisata, jalur lintas utama dan jalur rawan bencana," jelasnya.
Selain itu, pihaknya siapkan layanan tambahan untuk menambah keandalan stok dengan menyiagakan 13 unit mobil tangki sebagai kantong atau backup suplai BBM, penambahan 40 unit mobil tangki serta layanan Rumah Pertamina Siaga.
Lebih lanjut, Fahrougi mengatakan tantangan geografis Sulawesi seperti rawannya bencana yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir pun telah disiapkan antisipasinya.
“Kami menyiapkan Regular Alternatif Emergency (RAE) Supply untuk distribusi BBM dan elpiji apabila hal yang tidak diinginkan seperti bencana terjadi di saat libur panjang lebaran tahun ini, kami berupaya maksimal agar masyarakat nyaman menjalani libur lebaran tahun ini,” katanya.
Fahrougi menjelaskan pihaknya pun bekerja sama dengan berbagai pihak guna kelancaran distribusi BBM dan elpiji jelang lebaran nanti seperti dengan aparat kepolisian, dinas perhubungan, BPH Migas serta pemerintah daerah.
“Kami menjalin kerja sama dengan berbagai pihak yang diharapkan kolaborasi dan sinergi ini semata-mata sebagai bagian dari upaya maksimal dan ikhtiar kami agar layanan energi aman selama libur Lebaran,” tuturnya.