Permintaan Vanili Sulut Tinggi, Ekspor Terkendala Produksi

Antara
Kabid Daglu Disperindag Sulut Darwin Muksin.(Foto: Antara)

MANADO iNews.id - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulawesi Utara (Sulut) mendorong ekspor komoditas vanili guna memenuhi permintaan dari berbagai negara. Saat ini produksi vaniki masih terbatas.

"Saat ini permintaan komoditas vanili dari beberapa negara mulai terjadi,  peluang ini harus dimanfaatkan dengan baik oleh petani dan pengekspor asal Sulut," kata Kabid Perdagangan Luar Negeri  Disperindag Sulut Darwin Muksin, di Manado, Selasa (19/4/2022).

Apalagi,  kata Darwin saat ini sudah banyak petani di Sulut yang mulai menanam jenis tanaman vanili planifolia tersebut.

Dia mengatakan belum lama ini Sulut mengekspor vanili ke Kaledonia Baru pada bulan Februari 2022. Vanili yang diekspor ke Kaledonia Baru sebanyak 50 kilogram dengan sumbangan devisa sebesar 8.550 dolar Amerika Serikat (AS).

Darwin mengatakan jika dinilai dari volume memang masih sangat kecil, namun pihaknya bersyukur karena ada ketambahan negara tujuan ekspor baru di Sulut.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wow, Pesantren di Sipirok Tapsel Ekspor Perdana Kopi ke Brunei Darussalam

57 tahun lalu

Polisi Tangkap 4 Orang Komplotan Pencurian Sepatu Ekspor di Majalengka

57 tahun lalu

Ekspor Produk Gula Semut Kulonprogo Terkendala Sertifikasi Organik

57 tahun lalu

Jan Maringka Apresiasi Usaha Vanili Lombok yang Tembus Pasar Internasional 

57 tahun lalu

Lepas Ekspor 400 Ton Benang ke Brasil dan India, Ganjar: Pabrik-pabrik Mulai Hidup Kembali 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal