Penyelam di Manado Angkut Ratusan Kilo Sampah Plastik di Pantai Malalayang

Donald Karouw
Pegiat lingkungan dari kalangan penyelam saat mengangkut sampah plastik di Pantai Malalayang. (Foto: Istimewa)

Akademisi sekaligus praktisi lingkungan laut Josian Nicolas Schaduw mengatakan, persoalan sampah menjadi isu krusial. Menurutnya, penanganan sampah di laut butuh keterlibatan semua komponen, dimulai dari mengubah kebiasan dan paradigma masyarakat hingga kebijakan serta aturan yang dibuat pemerintah terkait pengelolaan sampah.

"Kami melakukan aksi ini sebagai bagian dari kampanye. Langkah kecil ini kami harapkan akan melahirkan perubahan secara masif dimasyarakat. Apalagi dilakukan secara kontinyu," kata Nicolas.

Dia menambahkan, jika Manado menjual pariwisata lewat keindahan laut dan pesisir. Maka dari itu, potensi laut ini harus dijaga dari pencemaran sampah. Ini untuk menjaga estetika hingga kelangsungan biota di dalamnya.

"Termasuk kegiatan pembangunan dan penataan yang harus dilakukan dengan memperhatikan lingkungan. Seperti halnya pembangunan di sepanjang pesisir Pantai Malalayang, sebab kawasan ini menjadi salah satu spot selam favorit yang mudah dijangkau," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Identitas Korban Tewas Tertimpa Reruntuhan GOR KONI Manado Saat Gempa Besar, Warga Sario

57 tahun lalu

Jadwal Buka Puasa Manado Hari Ini 5 Maret 2026, Lengkap dengan Doa Berbuka

57 tahun lalu

Jadwal Buka Puasa di Manado Hari Ini 2 Maret 2026, Lengkap dengan Doa Berbuka

57 tahun lalu

Remaja Ditemukan Tewas Tertelungkup di Manado, Diduga Korban Pembunuhan

57 tahun lalu

5 Tempat Wisata Religi di Manado, Pilihan Tepat untuk Liburan Spiritualmu!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal