Penyebab Gempa M7,6 dan Tsunami di Talaud Sulut, Akibat Aktivitas di Zona Megathrust

Binti Mufarida
BMKG sebut gempa M7,6 yang memicu tsunami minor di Talaud disebabkan aktivitas subduksi di zona megathrust Palung Filipina. (Foto: BMKG)

“Wilayah timur Filipina tidak hanya rawan gempa, tapi juga rawan tsunami,” katanya.

Menurut Daryono, sistem tektonik di kawasan Filipina terbentuk dari interaksi zona subduksi empat lempeng utama, yakni Lempeng Pasifik, Lempeng Eurasia, Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Laut Filipina.

“Tektonik Filipina adalah sistem lempeng yang kompleks, dibentuk oleh interaksi zona subduksi antara Lempeng Pasifik, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Indo-Australia dengan Lempeng Laut Filipina,” ucapnya.

Kondisi tersebut menyebabkan kawasan utara Sulawesi hingga Laut Filipina memiliki aktivitas seismik tinggi, sehingga sering terjadi gempa dangkal dan berpotensi tsunami.

Hasil analisis BMKG menunjukkan, gempa tersebut tergolong gempa dangkal akibat pergerakan naik (thrust fault) pada zona subduksi di bawah Laut Filipina. Mekanisme ini memicu gelombang laut minor yang terdeteksi di sejumlah stasiun pemantauan di Sulut.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penjelasan BMKG soal Gempa Besar Picu Tsunami di Sulawesi Utara

57 tahun lalu

Gempa M7,6 Picu Tsunami di Sulut dan Papua, BMKG Minta Masyarakat Waspada

57 tahun lalu

Catat! Ini Perkiraan Waktu Tsunami Tiba di Sulut dan Papua usai Gempa Melonguane M7,6

57 tahun lalu

Gempa Dahsyat M7,6 Guncang Melonguane, BMKG: Sulut dan Papua Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Waspada! Daftar Wilayah Berpotensi Tsunami usai Gempa M7,6 Melonguane Sulut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal