"Berdasarkan data dari survei pantauan harga, rata-rata harga komoditas cabai rawit di Kota Manado naik dari Rp32.828 pada November menjadi Rp 66.231 pada bulan Desember 2021," ujar Arbonas.
Penurunan pasokan di tengah tren kenaikan permintaan masyarakat menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru diperkirakan menjadi salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan harga cabai rawit di Manado.
Penurunan pasokan termasuk dari luar Sulut seperti dari Gorontalo dan Sulawesi tengah diperkirakan terjadi seiring dengan kenaikan harga cabai rawit di wilayah-wilayah lainnya di Indonesia Timur yang relatif lebih tinggi dibandingkan Manado.
Selain komoditas cabai rawit, inflasi kelompok ini juga dipengaruhi oleh berlanjutnya tren kenaikan harga minyak goreng sejalan dengan tren penurunan produksi domestik dan kenaikan harga internasional minyak kelapa sawit.
Sementara itu, komoditas perikanan relatif memberikan tekanan inflasi yang terbatas meski anomali cuaca relatif masih berlanjut hingga Desember 2021. Deflasi yang terjadi pada ikan selar/tude menjadi faktor utama yang menahan kenaikan inflasi di Kota Manado.