Pemprov Gorontalo Minta Jatah Solar Bersubsidi Ditambah

Antara
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (kiri) saat bertemu Direktur Bahan Bakar Minyak BPH Migas Patuan Alfons Simanjuntak di, Jakarta, Rabu (23/3) membahas penambahan jatah solar bersubsidi. (Foto: Antara/HO-Kominfo)

Yang kedua yaitu inflasi Gorontalo 2,59 persen  pada tahun lalu lebih banyak disumbang dari sektor cabai rawit, tomat dan kelompok ikan segar.

“Nah sektor pertanian, perikanan dan kehutanan ini menjadi pengguna utama solar atau solar bersubsidi. Jika jatahnya berkurang dikhawatirkan akan memicu kenaikan harga,” katanya.

Ia menjelaskan jatah solar bersubsidi untuk Gorontalo untuk tahun 2022 hanya 36.252 KL, sedangkan pada tahun 2021 sebanyak 37.961 KL.

“Ada penurunan 4,5 persen dari tahun sebelumnya. Sedangkan realisasi hingga Maret ini saja sudah 7.436 KL atau setara dengan 21 persen. Kalau tidak ditambah khawatirnya akan habis di bulan Oktober,” ucapnya.

Ia menambahkan, pengurangan jatah solar bersubsidi mulai dirasakan oleh petani dan nelayan.

“Kita berharap permohonan pak gubernur ini segera direspon positif oleh BPH Migas. Ini langkah pertama kita berkirim surat dan melakukan pertemuan, semoga hasilnya baik untuk warga Gorontalo,” kata dia.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

57 tahun lalu

Polairud Polda Babel Bongkar Mafia Solar Subsidi di Belitung, Libatkan Operator SPBU

57 tahun lalu

Ribuan Nelayan Pati Demo di Kantor Bupati, Protes Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi

57 tahun lalu

Siaga! 1.456 Personel Gabungan Kawal Demo Nelayan di Pati Tanpa Senjata

57 tahun lalu

Ribuan Nelayan Pati Demo Hari Ini, Tuntut Harga BBM Industri Turun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal