Delapan komoditas yang disubsidi pemerintah adalah beras dijual dengan harga Rp5.000 per kilogram, gula Rp10.000 per kilogram, minyak goreng Rp10.000 per liter, telur Rp10.000 untuk 10 butir, ikan tuna, bawang merah, dan bawang putih masing-masing Rp10.000 untuk 500 gram.
“Saya mengamati komoditas yang paling ramai diserbu adalah cabai. Juga bawang merah, bawang putih dan minyak goreng,” katanya.
Ia berharap masyarakat memanfaatkan pasar murah tersebut dengan baik, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
“Untuk komoditas cabai yang harganya sering melonjak, saya minta bapak ibu menanam sendiri di pekarangan agar tidak selalu terancam saat harganya mahal,” ujarnya.
Pasar murah tersebut turut dihadiri Kapolda Gorontalo Irjen Pol Helmy Santika dan Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo Risjon Sunge.